MBG Warnai Ijtima Tijani 2025: Ulama dan Santri Dapat Sajian Makan Bergizi Gratis

FAKTA GARUT – Ribuan ulama dan santri dari berbagai daerah di Indonesia memadati Pondok Pesantren An Najah, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Jumat siang, 12 Desember 2025. Mereka hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan Ijtima Tarbiyyah Wadzifah Hailalah Toriqoh Tijaniyyah fii Madrosati Syaikina Badruzzaman atau Ijtima Tijani.
Pada kegiatan besar tersebut, peserta memperoleh layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui dapur umum Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ditujukan untuk meningkatkan akses pangan sehat bagi masyarakat, terutama pelajar dan komunitas umum yang membutuhkan dukungan gizi harian.
Dapur Umum Garut Jadi Contoh Implementasi MBG
Sejumlah dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Garut kembali menjadi contoh penerapan program MBG yang efektif. Selain menyalurkan makanan bergizi bagi pelajar, dapur-dapur tersebut turut mendukung kegiatan keagamaan berskala besar seperti Ijtima Tijani dengan menyediakan hidangan siap santap yang memenuhi standar gizi.
Kepala SPPG Cikopo Tarogong Kidul, Efransyah Purba, menjelaskan bahwa pendistribusian MBG pada acara keagamaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata yayasan yang membawahi tujuh SPPG di wilayah Tarogong Kidul.
“Hari ini, bertepatan dengan hari Jumat, kami bukan hanya mendistribusikan MBG untuk pelajar, tetapi juga mendukung kegiatan keagamaan di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Garut,” ujar Efransyah.
“Sedikitnya 7.000 porsi makanan bergizi kami siapkan untuk para peserta Ijtima Tijani.”
Menurutnya, inisiatif tersebut bertujuan memperluas manfaat MBG sekaligus memastikan peserta yang datang dari jauh tetap mendapatkan asupan gizi yang layak.
MBG Sangat Membantu Ribuan Peserta
Panitia Ijtima, Neng Indah Nurbayinah, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan MBG yang sangat membantu kelancaran kegiatan. Ribuan peserta yang hadir dari berbagai kota merasakan langsung manfaat program tersebut.
“Terima kasih Pak Prabowo, terima kasih BGN. Dengan bantuan MBG, kebutuhan makan ribuan peserta dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Neng menambahkan bahwa dukungan ini bukan hanya meringankan beban logistik panitia, tetapi juga memberi kenyamanan bagi peserta sehingga mereka dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih fokus dan tenang.***









