Bupati Garut Lantik 69 PNS Struktural dan 19 Fungsional, Ini Pesan Pentingnya

Bupati Garut Lantik 69 PNS Struktural dan 19 Fungsional, Ini Pesan Pentingnya

FAKTA GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan Struktural serta 19 PNS Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Prosesi pelantikan tersebut digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, pada Selasa (6/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan atau rotasi rutin dalam birokrasi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk menjawab tuntutan reformasi birokrasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan daerah.

Ia menyampaikan bahwa desakan reformasi birokrasi kini semakin menguat dan datang dari berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut untuk bergerak lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan publik.

“Tuntutan reformasi birokrasi hari ini semakin sering disuarakan, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan publik dan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Garut. Ini merupakan agenda yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syakur juga memberikan perhatian khusus terhadap akurasi dan validitas data kependudukan, terutama yang berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial. Ia menyoroti masih adanya keluhan masyarakat mengenai bantuan yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.

Bupati secara khusus meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta para Camat dan Lurah, untuk lebih responsif dalam merespons persoalan di lapangan. Ia menekankan pentingnya komunikasi cepat dan pengambilan keputusan yang solutif.

“Komunikasikan dengan baik. Ketika ada persoalan di masyarakat, saya mohon camat dan lurah segera mencari informasi dan segera mencari solusinya,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut konkret, Bupati Garut mengungkapkan rencana untuk melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Sosial RI pada pekan depan. Langkah ini dilakukan guna memastikan integrasi dan validasi data kemiskinan, khususnya pada kelompok Desil 1 hingga Desil 5, agar kebijakan bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan berkeadilan.

Menutup arahannya, Syakur menegaskan bahwa kebijakan mutasi dan rotasi pejabat kali ini berfokus pada penguatan manajemen talenta berbasis kompetensi.

Ia menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Garut memiliki banyak sumber daya aparatur yang unggul, namun perlu dikelola secara sistematis dan objektif.

“Kita terus mendorong penguatan manajemen talenta. Kita memiliki data orang-orang hebat, tentu dengan ukuran yang jelas, dan ukuran itu adalah kompetensi,” pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap dapat menghadirkan aparatur birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif, serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik di tengah dinamika masyarakat dan perkembangan era digital.

Dalam pelantikan tersebut, turut dilantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ir. Beni Yoga Gunasantika, M.P, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan drh. Dyah Savitri, M.A, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agus Kurniawan, S.Si., M.E.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup