Fantastis! Pemkab Garut Siapkan Anggaran Puluhan Miliar untuk Dorong UMKM dan Koperasi di 2026

Fantastis! Pemkab Garut Siapkan Anggaran Puluhan Miliar untuk Dorong UMKM dan Koperasi di 2026

FAKTA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui perencanaan anggaran yang cukup besar pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Fokus utama kebijakan ini diarahkan pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan kelembagaan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemkab Garut memproyeksikan kucuran anggaran hingga puluhan miliar rupiah yang akan dialokasikan ke berbagai program strategis. Program tersebut tidak hanya menyentuh aspek bantuan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, legalitas produk, hingga kemudahan akses permodalan.

Salah satu prioritas utama adalah program pemberdayaan UMKM dengan pagu indikatif diperkirakan berada di kisaran Rp8,5 miliar hingga Rp10 miliar. Anggaran ini dirancang untuk mendukung keberlanjutan usaha mikro melalui penyediaan sarana dan prasarana produksi. Sekitar 150 pelaku usaha ditargetkan menerima bantuan alat produksi dengan total dukungan dana mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar. Intervensi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing usaha lokal.

Selain penguatan dari sisi produksi, Pemkab Garut juga menaruh perhatian besar pada aspek legalitas dan perlindungan produk UMKM. Pemerintah daerah menyiapkan anggaran antara Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar untuk memfasilitasi penerbitan sekitar 1.300 sertifikat, termasuk sertifikasi Halal, PIRT, dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Langkah ini dinilai krusial agar produk UMKM Garut memiliki standar mutu yang diakui dan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern dan platform digital.

Pengembangan sumber daya manusia menjadi pilar penting lainnya dalam kebijakan ini. Untuk itu, anggaran sebesar Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar dialokasikan khusus bagi program pelatihan kewirausahaan. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 1.250 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut, dengan materi pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan manajerial, inovasi produk, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran.

Guna mengatasi kendala permodalan yang kerap dihadapi pelaku usaha mikro, pemerintah daerah juga menyiapkan dana pendukung sebesar Rp500 juta hingga Rp800 juta. Anggaran tersebut akan digunakan untuk memfasilitasi akses pembiayaan bagi sekitar 250 usaha mikro agar lebih mudah terhubung dengan lembaga perbankan maupun sumber pembiayaan formal lainnya.

Tidak hanya UMKM, sektor koperasi turut mendapatkan perhatian melalui alokasi anggaran pengembangan sebesar Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Fokus program ini meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia pada sekitar 50 koperasi serta kegiatan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan terhadap 160 koperasi. Upaya ini bertujuan memastikan koperasi di Garut dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Dengan perencanaan anggaran yang terukur serta target yang jelas, Pemerintah Kabupaten Garut berharap penguatan sektor UMKM dan koperasi dapat menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Penyaluran seluruh program tersebut direncanakan melalui mekanisme seleksi dan verifikasi yang ketat agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pada tahun anggaran 2026.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup