Muscab VII PHRI Garut, Putri Karlina Tegaskan Pariwisata Jadi Motor Ekonomi Daerah

FAKTA GARUT – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut yang berlangsung di Sabda Alam Hotel Resort, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (26/1/2026).
Muscab VII PHRI Garut kali ini mengangkat tema “PHRI Bangkit, Kolaborasi Wujudkan Pariwisata Garut Hebat”, yang mencerminkan semangat kebangkitan dan sinergi lintas sektor dalam memperkuat industri pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Putri Karlina menegaskan bahwa sektor pariwisata merupakan potensi bisnis paling relevan dan menjanjikan bagi Kabupaten Garut saat ini. Oleh karena itu, ia menilai hubungan antara pemerintah daerah dan PHRI harus dibangun di atas komunikasi yang terbuka, saling memahami, serta kolaborasi yang berkelanjutan.
“Pariwisata adalah bisnis paling cocok untuk Garut hari ini. Maka hubungan pemerintah dengan PHRI harus benar-benar sejalan, saling mendengar, dan saling mengenal agar tujuan bersama bisa tercapai,” ujar Putri Karlina.
Ia juga menyinggung dua agenda besar yang telah menjadi ikon pariwisata Garut, yakni Nyaneut Festival dan Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG). Meski demikian, Putri Karlina menegaskan bahwa Pemkab Garut tidak hanya berfokus pada event berskala besar, tetapi juga berkomitmen mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan kecil dan menengah yang mampu menghidupkan kalender wisata sepanjang tahun.
“Yang terpenting adalah bagaimana wisatawan terus datang dan berbelanja di Garut. Dengan banyaknya event yang digelar, perputaran ekonomi daerah bisa terus berjalan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPD PHRI Provinsi Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi, menyampaikan bahwa Muscab merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Ia berharap kepengurusan baru BPC PHRI Garut dapat membawa organisasi semakin solid serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan hotel dan restoran sebagai pilar pariwisata.
Ketua BPC PHRI Kabupaten Garut periode 2020–2025, Deden Rochim, turut menyampaikan pesan penting kepada pengurus selanjutnya. Ia menekankan perlunya pengembangan konsep sportourism sebagai salah satu strategi meningkatkan tingkat hunian hotel dan aktivitas sektor jasa, sekaligus mendorong kolaborasi konkret dengan pemerintah daerah agar berdampak langsung bagi pelaku usaha.
Di sisi lain, Ketua Pelaksana Muscab VII PHRI Garut, Janur M Bagus, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian musyawarah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan organisasi serta mengedepankan semangat kekeluargaan.
“Pergantian kepengurusan ini merupakan proses organisasi yang sehat. Kami optimistis, melalui sinergi dan kolaborasi yang terus diperkuat, PHRI Garut dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan pariwisata Garut yang semakin hebat,” pungkasnya.***









