Ngarawat Ci Garut Jadi Pembuka HJG ke-213, Mini Pelayanan Publik Turut Dihadirkan

FAKTA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut (HJG) melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (29/1/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dan diikuti perwakilan perangkat daerah terkait.
Dalam keterangannya, Nurdin Yana menjelaskan bahwa peringatan HJG ke-213 tahun ini dirancang dengan pendekatan yang lebih bermakna dan historis. Salah satu pembeda utama dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah digelarnya kegiatan bertajuk “Ngarawat Ci Garut”, yang akan menjadi pembuka rangkaian acara inti HJG.
Menurut Nurdin, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi dari sejarah awal terbentuknya Kabupaten Garut yang erat kaitannya dengan sumber daya air. Filosofi ini diangkat untuk mengingatkan kembali pentingnya air sebagai fondasi kehidupan dan pembangunan daerah.
“Awal mula perjalanan Kabupaten Garut itu berangkat dari pencarian sumber air. Dari situlah kemudian muncul konsep Sumur Garut. Nilai historis ini yang ingin kita gali dan kita hidupkan kembali melalui kegiatan Ngarawat Ci Garut,” ungkap Nurdin usai rapat.
Setelah pelaksanaan Ngarawat Ci Garut, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan agenda mengenang sejarah Pemerintahan Kabupaten Garut yang dipusatkan di Titik Nol Kabupaten Garut. Masih di hari yang sama, pemerintah daerah juga akan menggelar ziarah ke makam Bupati Garut pertama, RAA Adiwijaya, serta makam sejumlah bupati Garut pada periode berikutnya yang telah wafat.
Puncak peringatan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026. Upacara resmi akan dilaksanakan di Alun-Alun Garut dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan pelayanan dan hiburan untuk masyarakat. Mulai dari mini pelayanan publik, gelar pangan murah, pameran produk UMKM, hingga pameran sejarah Kabupaten Garut dan pertunjukan seni budaya khas daerah.
Rangkaian acara HJG ke-213 kemudian akan ditutup dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Garut sebagai bentuk penghormatan institusional terhadap perjalanan panjang pemerintahan daerah.
Nurdin Yana berharap peringatan Hari Jadi Garut tahun ini dapat benar-benar dirasakan gaungnya oleh seluruh elemen pemerintahan maupun masyarakat luas. Ia mendorong seluruh perangkat daerah dan instansi vertikal untuk turut menyemarakkan HJG ke-213 melalui pemasangan ornamen, umbul-umbul, hingga spanduk di lingkungan kerja masing-masing.
Selain itu, nuansa budaya Sunda akan menjadi ciri khas utama perayaan tahun ini. Berbagai ornamen tradisional seperti penjor akan dipasang di setiap SKPD dan area publik strategis, termasuk kawasan Alun-Alun Garut, sebagai simbol kearifan lokal dan identitas budaya daerah.
“Kita ingin kesan kesundaannya benar-benar terasa. Penjor sebagai bagian dari budaya Sunda akan menjadi elemen penting yang menghiasi pelaksanaan Hari Jadi Garut ke-213,” pungkasnya.
Rencana Pokok Kegiatan HJG ke-213 Kabupaten Garut
Kamis, 12 Februari 2026
- Ngarawat Ci Garut di SMPN 1 Garut
- Mengenang Sejarah Pemerintahan Kabupaten Garut di Titik Nol Kabupaten Garut (depan BPKAD)
- Ziarah ke makam Bupati Garut pertama RAA Adiwijaya di TPU Cipeujeuh
- Ziarah ke makam Bupati Garut III, IV, V, dan XIII di Makam Dalem Kaum (belakang Masjid Agung Garut)
- Doa dan Salat Dzuhur bersama di Masjid Agung Garut
Rabu, 18 Februari 2026
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut di Alun-Alun Garut atau Lapangan Otto Iskandar Di Nata
- Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Garut dalam rangka Peringatan HJG ke-213***









